Discount 25% selama pemesanan bulan NOVEMBER 2017 - WA 0818.337.629

April 5, 2013

by

In: Pre Wedding, Studio Foto Pernikahan

Comments Off on Tips menentukan tema untuk Foto pre wedding

Pernikahan merupakan hal yang paling di dambakan bagi pasangan yang sedang menjalin kasih, bagi pasangan yang benar-benar serius untuk membina sebuah rumah tangga tentunya. Salah satu hal yang paling penting di lakukan dalam menjalani sebuah pesta pernikahan adalah foto pre wedding karena foto ini akan di pajang ketika sedang melaksanakan resepsi pernikahan sehingga semua tamu undangan akan ikut menikmati keindahan foto tersebut, selain itu foto pre wedding merupakan kenangan dalam pernikahan bagi pasangan mempelai,

maka dari itu foto ini sangatlah penting.

Foto pre wedding memiliki tema tertentu, dan setiap pasangan bebas untuk memilih tema yang akan mereka gunakan. Yang harus di perhatikan dalam pengambilan tema adalah sinkronisasi antara pakaian, make up dan latar atau background yang di ambil. Coba bayangkan apabila kita mengenakan batik dan kebaya dalam pengambilan foto, sementara latar atau background yang di ambil adalah rumah adat Jepang, tentu foto tersebut akan menjadi tidak bagus dan tidak sesuai karena pakaian adat dari Jepang yang sebenarnya adalah kimono dan yukata.

Pilihan tema untuk foto pre wedding

Tema daerah adalah salah satu yang paling umum di gunakan, yaitu dengan mengenakan pakaian adat beserta pernak-pernik lainnya dan menggunakan rumah adat dari daerah tersebut sebagai latar. Tema lawas atau yang biasa kita kenal sebagai tema tempoe doloe menggunakan nuansa tahun 70an, yaitu dengan menggunakan pakaian dan style di jaman dulu dan biasanya menggunakan rumput ilalang sebagai latar, atau bisa juga dengan berboncengan di atas sepedah ontel. Untuk pasangan yang senang berfantasi ada baiknya anda mengambil tema cosplay untuk mengaplikasikan fantasi anda ke dalam foto pre wedding, caranya yaitu dengan mengenakan kostum / pakaian lengkap dengan semua aksesorisnya dari tokoh film, animanga, game atau tokoh fiksi lainnya yang anda sika ketika berfoto. Apabila anda memiliki tempat yang menjadi kenangan misalkan tempat ketika pertama bertemu dengan pasangan, anda bisa menggunakan tempat kenangan tersebut sebagai latar foto. Untuk pasangan yang memiliki profesi yang sama anda bisa berfoto dengan mengenakan pakaian atau seragam rutinitas yang biasa anda kenakan di tempat kerja, dan akan lebih bagus lagi apabila mengambil lokasi tempat kerja anda sebagai latar. Foto pre wedding di tempat umum “contoh: stasium kereta” memiliki tantangan dan sensasi tersendiri, tantangannya adalah lingkungan sekitar yaitu orang-orang yang sedang menunggu kedatangan kereta dan lainnya yang tidak bisa di kendalikan, namun itu juga menjadi sensasi tersendiri karena pengambilan foto kesannya lebih natural. Yang terakhir adalah hobby, apabila anda memiliki hobby yang sama dengan pasangan misalnya tenis, anda bisa berfoto di lapangan tenis lengkap dengan raket dan pakaian olahraga yang biasa anda kenakan ketika bermain tenis.

Foto pre wedding bisa menjadi unik dan menarik tergantung bagaimana kita mengemasnya, jadi sebelum berfoto ada baiknya anda pastikan hal apa yang paling berkesan bagi anda dan pasangan sehingga nilai historis dari hasil fotonya nanti akan menjadi lebih tinggi.